Minggu, 22 November 2009

Sarsaparella dulu, Saparella kini

Ini minuman kebanggaan waktu kecil. Harganya 100 rupiah sebotol. Tapi botolnya dulu nggak seperti ini. Kemarin di Tembi, nemu lagi. Sayang nggak semept nyobain, jadi nggak tau, apakah dia masih seperti yg dulu.... :)

Monggo wonten ing Jogja

Sebenarnya Coklat ini sudah lama beredar, tapi aku baru tau waktu baca postingannya Yoris dan kepincut untuk beli saat ke Jogja lagi. Mau beli di bandara, harganya selangit. Mau beli di Mirota Batik, variasinya nggak banyak. Akhirnya sebelum balik lagi ke Jakarta, nyempetin ke toko sekaligus tempat pembuatannya langsung di daerah Kota Gede. Langsung deh, bingung mo pilih yg mana. Daripada nginyem, tiap item beli satu2 hehe... Sekalian buat oleh2 ponakans en temen2 di kantor plus diri sendiri yg coklat freak ini!:p

(Di depan toko & pabrik Coklat Monggo)



(The yummiest Chocolate yg tersisa, lainnya kandas di peyuutt hehe...)

Jadi, kalau bosen sama bakpia atau gudeg kendil, boleh juga bawa coklat ini sebagai oleh2 dari Jogja:). Pilihan rasanya unik, ada jahe, kurma, atau perpaduan. Trus buat yg mau cover dengan ucapan atau foto diri, bisa pesen sebulan sebelumnya. Wakkss! Promo banget ya, semacam dibayar saja aku ni hehe...

O, iya...kemaren jg sempet lihat yg covernya gambar penari pendet dan pura, ternyata itu untuk penjualan di Bali.

Hemm...kenapa yg beredar di Jakarta nggak gambar Ondel-ondel yaa??

Minggu, 15 November 2009

Gone with the wind blows....


I had nothing to say...

I had nothing to feel...

It's free!!

Minggu, 08 November 2009

TERTIPUUUU..UUU..UUUU... (ala Nugie's song)

Siapa sih, script writer di peraturannya XL internet unlimited?


Ceritanya, setelah paket gratis internet 30 hari sejak pengaktivan pertama kali habis, keponakanku minta tolong untuk diisikan pulsanya. Maka dengan voucher XL sejumlah 150 ribu aku coba isiin tuh...kira2masih beberapa jam dari waktu habisnya. Ternyata dijawab (by SMS) belum bisa karena masih dlm masa free periode. So, besok paginya baru kucoba isi lagi dengan kirim SMS ketik bla..bla..bla..sesuai peraturannya, tapi gagal mulu! Sampe modemnya aku bawa ke kantor pun begitu juga (dibawa ke kantor berharap ada yg memberi solusi, tapi ternyata gk ada hehe...). Pantang menyerah, malam harinya nyoba lagi di rumah, tetep nggak bisa. Akhirnya pake cara klasik, masukin kartu di HP, reload seperti biasa. Berhasil! Nyoba masukin ke modem lagi dan buat internetan, berhasil! Aman. Tidur...

Besokannya, ponakan nyoba pakai itu modem. Baru buat internetan nggak nyampe 10 menit, ternyata macet! Nggak bisa lagi. Trus, tadi aku cek pulsanya tinggal 600 rupiah! Ooo..eemm..jiiii!! Googling punya googling (hahaha...bahasa yg aneh :p), banyak yg mengalami hal serupa.

Jadiii, setelah masa gratis itu tadi dan kita mengisi ulang sejumlah yg seharusnya, maka kita harus register dari awal dan secara otomatis pulsa juga akan terpotong hingga mungkin cuma tersisa 10.000 an saja!! Sebenarnya, aku juga sudah melakukan seperti yang diperintahkan ketika isi ulang tersebut (ketik XLDAY30 - lanjut ketik YA(spasi)XLDAY30....dst) , agar tidak terkena tarif normal atau apalah istilahnya. Tapi, kok tetep pulsa 150 ribunya amblas, ya?? Apakah ada tepu-tepuan disini...ataukah kecermatanku masih kurang...ataukah nasib yg mengharuskan konsumen merugi? (hloh?!)

Mending pakai IM2, isi ulang biasa aja, langsung bisa dipakai biasa aja jg, gk perlu repot2 register ulang atau terpotong pulsanya spt XL itu tadi. Heemm...jadi kasian sama ponakans yg udah patungan ngumpulin uang jajan sebualn untuk beli pulsa isi ulang. Nabung lagi yaa!!hehe...

Sabtu, 07 November 2009

POSTINGAN KE-100

Yup! Ini postingan ke-100 di blog ini:)
Tadi waktu lihat dasbor, terlihat jumlah postingannya sudah 99, maka kugenapi saja biar menjadi 100! Istimewa? Nggak juga. Lagi nggak punya ide nulis, malah.... Tapi biarlah, toh momentum indah seringnya memang harus diciptakan;>

Meskipun sudah membagi2 jenis postingan di beberapa blog yang kupunya, toh nyatanya ini yang paling 'cerewet'. Blog ini yang paling sering kubuka dan kuisi. Mungkin karena blog ini lebih luwes jika dibandingkan dg blog2ku yang lain, seperti inddri yg bercerita soal pekerjaanku, atau ceritaperjalanan yg inginnya mengisahkan semua pengalaman 'jalan-jalanku'. Sayang, keduanya lebih sering tak tersentuh :( Apalagi foto2ku saat travelling ke beberapa daerah tanpa tau sebabnya hilang begitu saja dari komputer rumah..huhuhu...:((


Ya sudahlah....mari kita terus menulis saja.... Menulis apapun, agar hilang semua gundah gulana!! Hahaha.....garing banget yak!:p


nb. makasih yaa..buat yg sudah mampir melihat atau baca2 ke blog ini. Makasih jg buat yg udah sering comment (sering comment means orang yg itu2 aja! huehuehuehehehe....:p).

Rabu, 21 Oktober 2009

FRIENDSTER AND FRIEND, RIWAYATMU DULU...

Habis manis, sepah dibuang. Andaikan jejaring Friendster adalah manusia, pasti itulah yang tengah ia rasakan. Bagaimana tidak, setiap hari pengikutnya berkurang. Kalaupun masih ada, mereka tidak aktif lagi membuka FS nya. Iseng2, saya amati Friendster hari ini. Hampir semua list teman yang saya punya tidak menunjukkan kapan mereka terakhir login, yang artinya mereka sudah tidak membuka FS nya selama berbulan-bulan. Kalaupun ada yang tertera keterangan last loginnya, pasti sudah beberapa minggu yang lalu dan ketika saya buka untuk coba melihat apakah ada yang baru, ternyata tidak.
List teman di FS nya teman saya pun menunjukkan fenomena yang sama. Dan hari ini saya melihat pengumuman dari Friendster, mengundang siapaun untuk menjadi Super User mereka, menjadi Fans setia mereka agar tampilan mereka lebih baik, katanya. Hemm...Friendster pun harus gencar promosi supaya laku!:)
Entah disengaja atau tidak, Friendster juga merubah banyak tampilannya, mulai dari kemudahan update status atau post shoutout (seperti yang digandrungi pengguna FB), chatting, hingga warna dan setting template yang menyerupai FB. Wah...FS pun merasakan kesepian...semoga ia gak bunuh diri! :p
Saya sendiri bukan pecandu FS dari dulu. Sempat agak aktif ketika memanfaatkan fasilitas blognya. Tapi setelah booming situs blog gratis, saya pun beralih. Blog saya di FS pun sudah lama nggak saya urusi :(
Tapi tadi baca2 lagi, dan saya kaget (lebaayy!) kok bisa saya ber-melow2 seperti itu! hehe... Jadi punya ide untuk ngumpulin tulisan2 itu, siapa tau berguna buat anak cucu kelak! :D
Apa kabar telepon rumah? Dulu sepertinya memiliki telepon rumah adalah simbol kemewahan yg membanggakan. Dulu kita selalu hafal nomor2 telepon kerabat, teman, atau tetangga. Sekarang?? Boro-boro! Paling cuma nomor HP pacar yg dihafal!:p Telepon rumah nggak pernah berdering, bahkan dicabut koneksinya karena setiap anggota keluarga sudah punya telepon selular pribadi hingga mudah dihubungi. Nomor telepon yg jumlahnya banyak itu pun tak perlu lagi dihafal karena ada fasilitas phonebook.
Yang nggak jauh beda adalah nasib Wartel, Warnet, dan rental komputer.
Dulu, sebagai anak kos, saya adalah pengguna ketiganya. Antri lama pun dilakoni demi bisa telponan sama pacar yang jauh. Bangun pagi2 (kalau perlu nggak pake mandi) pun dijabanin demi menikmati happy hour yg diberikan oleh warnet, agar bisa internetan murah sebelum jam 7 pagi. Makalah berlembar2 ditulis tangan dulu juga gak apa2 demi menghemat waktu penggunaan komputer di tempat rental. Udah gitu font dan spasinya juga kecil biar pas ngeprint nggak banyak. SEKARANG?? Semenjak HP mewabah, internetan makin murah (bisa dilakukan di HP pula!), dan laptop serta PC bukan lagi jadi barang mewah, Wartel banyak yg tutup, Warnet sepi, rental komputer juga nggak laku lagi. Yang mahal dibikin masal supaya mudah dijual.
Mungkin ini bukan hanya masalah sifat manusia yg mudah bosan atau selera yang sering berganti, melainkan juga karena tuntutan kebutuhan, perkembangan teknologi dan perubahan zaman. Asalkan bukan soal pasangan, monggo saja kalau mau membuang sepah yang tak terasa lagi manisnya :)
(buat sudut wartel yg pernah dengerin marahannya orang pacaran jarak jauh - sofa warnet yg pernah nyaksiin chattingan gombal ala anak muda - penjaga rental komputer yg sabar ngilangin virus di disket para customernya - serta FS yg pernah 'menyempitkan' dunia)

Selasa, 20 Oktober 2009

Mr. Blueskyovermyface

Suaranya lembut tapi penuh ketegasan.
Guraunya sederhana tapi merindukan.
Tanyanya ringan tapi selalu kunantikan.
Adakah sekelumit ceritaku masih tersimpan di dadanya?

Ouh! Jangan menduga dulu. Ini hanya cerita semalam.
Semalam yang tak lagi mendebarkan.
Debar yang tak lagi berdentuman.
Dentum yang tak jua kurasakan.
Rasa yang tak akan lagi kuhadirkan.

For you, who had been in my life...thanks :)